Senin, 07 Mei 2012

PATOFISIOLOGI DEMAM BERDARAH DENGUE



PATOFISIOLOGI
Pertama-tama adanya virus yang masuk ke dalam tubuh manusia yang mengaktifkan kompleks virus-Ab (monosit & makrofag) yang akan menimbulkan :

1.   Pengeluaran IL1, IL6 dan TNF (tumor necrosis factor) dari hasil fagositosis terhadap virus. Hal ini memberikan respon ke hypothalamus untuk  membentuk asam arakhidonat  dan setelah itu membentuk prostaglandin. Kehadiran prostaglandin ini memberikan respon ke seluruh tubuh berupa suhu yang meningkat (Demam).
2.    Pengeluaran Histamin yang mengakibatkan Vasodilatasi (vasoaktif), jika keadaan ini terjadi pada pembuluh darah otak maka dapat mengakibatkan gangguan tekanan intracranial yang akan memicu sakit kepala.
3.    Aktivasi monosit dan makrofag terhadap adanya virus akan merangsang komplemen. Zat ini juga bersifat vasoaktif yang akan meningkatkan permeabilatas pembuluh darah, mekanisme ini cenderung mendorong terjadinya coagulant/pembekuan darah (procoagulant). Akibatnya dapat memicu laju pacu jantung menjadi menurun sehingga memudahkan terjadinya hipotensi pada seseorang. Peningkatan permeabiliatas juga meningkatkan resiko perdarahan yang diakibatkan adanya bahan-bahan mediator tersebut yang akan mempengaruhi sel-sel endotel dinding pembuluh darah, namun secara jelasnya belum diketahui.
4.    Perubahan imunulogi seluler karena adanya virus yang selalu bereplikasi terkhususnya virus dengue. Hal ini memberikan respon yang signifikan terhadap system imun seluler untuk membunuh virus yang sekaligus mengorbankan dirinya sendiri yang lama kelamaan akan mengakibatkan leukopenia.
   
   Hal lain yang dikemukakan bahwasanya virus yang masuk kedalam tubuh manusia akan mengalami agregasi yaitu proses menempelnya virus dengue terhadap trombosit. Proses ini secara bersamaan akan mengakibatkan fagositosis oleh monosit ataupun makrofag yang dimana keadaan yang akut ataupun kronik dapat menimbulkan trombositopenia. Hal tersebut memudahkan terjadinya perdarahan.
      
      REFRENSI :
·         Stefan Silbernagl & Florian Lang (Color Atlas Of Pathophysiology) text book
·         Journal Of Virulogy 2006;80:11418-31

2 komentar:

  1. Pengobatan sementara sebelum sampai dokter bagaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pertolongan pertama terhadap penderita demam berdarah yaitu:
      1. Memberikan minum sebanyak mungkin.Hal ini karena pada orang demam berdarah terjadi kebocoran di pembuluh darah sehingga harus diberikan banyak minum untuk mengganti cairan agar trombosit tidak makin turun.
      2. Kompres dengan air hangat agar panasnya turun.
      3. Memberikan obat penurun panas seperti paracetamol, aspirin atau ibuprofen.
      4. Jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas.
      5. Jika tidak bisa minum atau muntah terus menerus, kondisi bertambah parah, kesadaran menurun atau hilang maka harus dirawat di rumah sakit.

      Hapus